TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan tancap gas dalam menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Hal itu ditandai dengan digelarnya Kick Off Porprov di kawasan BSD Serpong, Minggu, sebagai awal kesiapan menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian Porprov VII Banten 2026, dengan peluncuran logo, maskot, dan jingle sebagai bagian dari penguatan branding daerah melalui slogan “Tangsel Jawara”.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan momentum strategis untuk membangun prestasi sekaligus mempererat persatuan.

“Porprov ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet serta memperkuat sportivitas dan persatuan. Kami siap mendukung penuh pelaksanaannya,” ujarnya.

Ia berharap ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Banten, khususnya Kota Tangerang Selatan, di tingkat nasional hingga internasional.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa Kick Off ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari kerja besar seluruh pihak.

“Dimulainya rangkaian kegiatan Porprov ke-7 Banten tahun 2026 ini adalah awal dari kerja besar kita bersama dalam menyukseskan ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten,” ungkapnya.

Menurut Pilar, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana, termasuk venue pertandingan untuk mendukung pelaksanaan 58 cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Dalam kesempatan tersebut, juga diperkenalkan maskot kuda dan kera yang terinspirasi dari ikon historis dan hewan endemik di wilayah Tangerang Selatan. Maskot ini menjadi simbol semangat, daya juang, serta identitas lokal dalam menyukseskan Porprov.

“Logo dan maskot ini merupakan karya putra-putri asli Tangerang Selatan, bukan hasil AI, melainkan murni karya seni manusia yang mencerminkan semangat meraih prestasi,” jelasnya.

Pilar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari atlet, pelajar, komunitas olahraga hingga organisasi kepemudaan seperti KNPI dan Karang Taruna untuk berkolaborasi dalam menyukseskan Porprov.

“Alhamdulillah, hari ini hadir sekitar seribu atlet dan pelatih yang ikut memeriahkan kegiatan. Semangat ini harus kita jaga hingga pelaksanaan Porprov pada akhir tahun 2026,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Banten, Agus Rasyid, mengapresiasi progres persiapan yang dinilai berjalan lancar.

“Mulai dari penetapan cabang olahraga hingga Kick Off hari ini, semuanya berjalan baik. Insya Allah Porprov akan digelar pada November 2026,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Porprov merupakan ajang penting untuk menguji hasil pembinaan atlet sekaligus menjaring atlet terbaik menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Porprov ini bukan seremoni, tetapi panggung pembuktian atlet. Dari sini akan lahir atlet-atlet yang dipersiapkan untuk PON dan bahkan ajang internasional,” katanya.

Agus juga mengungkapkan bahwa Provinsi Banten berpeluang menjadi tuan rumah PON 2032 bersama Lampung, yang akan menjadi sejarah baru bagi daerah tersebut.

Di akhir, ia berpesan kepada seluruh atlet, wasit, dan ofisial untuk menjunjung tinggi sportivitas.

“Atlet juara tidak lahir karena kebetulan, tetapi melalui latihan dan kompetisi yang konsisten. Siapkan diri sebaik mungkin untuk meraih prestasi,” tegasnya.

Kegiatan Kick Off ini turut dihadiri ratusan hingga ribuan atlet dan pelatih yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut Porprov VII Banten 2026. Diharapkan semangat ini terus terjaga hingga pelaksanaan ajang pada November mendatang.